Image
0

Sebelum Beli ‘Kucing Angora’

Orang bilang menikah itu ‘beli kucing dalam karung’ sebagai analogi betapa susah diliatnya sifat asli manusia. Saking tebel karungnya, baru bener-bener keliatan itu kucing macem apa setelah dia nyakar sendiri karungnya. Tapi tetep dong kudu diintip-intip πŸ˜€ Kan koplak kalau nikah cuma modal dipegangin fotocopy KTP.

Nah, kalau maunya beli ‘kucing angora’ pegimane? Apalagi belinya online. Gimana ngintipnya? Masa mau masuk ke layar laptop? Etdah, masuk ke layar TV aja gak pernah kesampaian, euy 😡

Continue reading

Image
0

Cinta Mengalahkan Kendala Bahasa

WARNING!

Buat kalian yang berpikir kalau ane alay karna bikin judul macam itu πŸ‘† ane akan buat kalian menyesal #eh πŸ˜‚

***

Dari awal kenal sama pak bos, kami minim komunikasi pakai bahasa Inggris. Lebih banyak pakai bahasa Turki. Pertanyaannya: apakah ane bisa bahasa Turki? Yaaa 0,5 lah. Tapi dari skala 0 – 10 πŸ˜‚ Ane ketawa tapi ini serius. Ipar ane aja sampai bingung gimana akhirnya 2 alien ini bisa berujung di pelaminan πŸ‘½ Takdir, qaqaaa.. ✌

Nah, karena takdir ane begini maka ane mau gak mau harus belajar bahasa Turki. Waktu masih gadis, ane belajar dari website soalnya di Semarang gak ada tempat kursus bahasa Turki. Kalaupun ada, besar kemungkinan ane bakal absen. Males πŸ˜™ Jadi belajar di rumah aja yang bisa disesuaikan dengan mood ane. Otodidak ceritanya.

Ini beberapa website yang bisa dijadikan referensi belajar bahasa Turki:
Turkish Basics (menggunakan bahasa Inggris)
Turkish Language Class (menggunakan bahasa Inggris)
Belajar Türkçe (menggunakan bahasa Indonesia)

Setelah nikah, belajarnya juga masih lanjut secara otodidak. Soalnya pak bos gak mau ane pergi ke tempat les. Tanya kenapa? Ya kenapa lagi kalau bukan karena cemburu πŸ˜‚ Dia takut kalau nanti ane ketemu sama yang lebih muda dan lebih ganteng 😝

Lagipula di sini banyak gurunya. Orang-orangnya pemegang sabuk hitam dalam silat lidah menggunakan bahasa Turki 😁

Bahasa Turki susah gak?

Selama hampir 2 tahun mangkal di sini, kata pak bos ane sulit banget dikasih tau tentang ‘ek fiil’, bebal gitu ceritanyaaa πŸ˜› ‘Ek fiil’ itu kata ganti kepemilikan. Jelasnya silakahkan buka link di atas πŸ‘†

Oya, buat yang belum tau aja.. Turki gak menggunakan bahasa Arab ya. Waktu masih jaman Kesultanan Ottoman memang alfabetnya pakai alfabet Arab tapi bahasanya tetep bahasa mereka sendiri.

images (4)

alfabet Turki jaman Kesultanan Ottoman, sumber:Β Mumsema

“Eh, penting gitu bisa bahasa Turki?”

Kalau sampeyan single dan berminat untuk nikah sama orang Turki, bisa bahasa Turki bisa jadi kail awal yang bagus buat menarik perhatian mereka πŸ˜„ Kebanyakan orang sini gak bisa bahasa Inggris (atau mungkin bisa tapi gak mau komunikasi pakai bahasa Inggris). Mungkin karena mereka bangsa yang menjunjung tinggi ke-Turkian-nya jadi, “Kalau mau ngomong sama eykeh ya pakai bahasa Turki!”. Mereka akan merasa tersanjung ketika nemu orang asing yang bisa berbicara pakai bahasa mereka πŸ‘ Dan sampeyan akan meninggalkan jejak di hatinya. Hasyah.. πŸ˜‚

Lagian kalau niat dapet jodoh orang sini, perjuangan belajar bahasa Turki pasti dijabanin. Liat judul πŸ‘†πŸ˜‚

Image
0

Sisi Lain Pangeran Tamvan

Beberapa hari lalu tayang berita yang bikin ngilu: suami menikam istrinya yang lagi hamil 8 bulan. Gak cukup ditikam sekali tapi 29 kali! Si istri meninggal dan si bayi yang terpaksa harus dikeluarkan melalui operasi keadaannya kritis. Sedih liat si bayi dalam inkubator harus dibawa pakai helikopter ke rumah sakit lain πŸ˜” Sedangkan si suami begitu bunuh istrinya langsung telepon polisi menyerahkan diri.

Bisa dibayangkan bagaimana perasaan si bayi kelak ketika tau penyebab ibunya berakhir di bawah tanah dan bapaknya di hotel prodeo?

Itu πŸ‘† baru satu cerita. Dan di sini termasuk cukup sering muncul berita serupa. Kadang gak cukup emaknya yang dibunuh, anaknya juga 😒

58a32f650f25461814a92014

statistik pembunuhan terhadap perempuan di Turki tahun 2010 – 2016, sumber:Β Kadin Cinayetlerini Durduracağız

kim (1)

suami (koca) adalah pelaku pembunuhan terbanyak berdasar statistik tahun 2016, sumber: Kadın Cinayetlerini Durduracağız

maxresdefault

1 dari 5 perempuan dibunuh karena ingin bercerai atau pisah, sumber: Bianet

Ane tempelin itu statistik bukan karena ane anggota Badan Pusat Statistik-nya Turki. Tapi biar enggak dikira lagi nakut-nakutin πŸ‘» Soalnya menurut ane, orang nakut-nakutin itu gak ada data validnya, seringnya justru memproyeksikan ketakutannya sendiri ke orang lain biar ada temennya (semoga paham maksud ane yaΒ πŸ˜…).

Statistik itu ane ambil dari website organisasi yang mengampanyekan penghentian pembunuhan terhadap perempuan di Turki. Memang kasus serupa bisa terjadi dimana aja tapi kan ane di Turki bukan di Tanzania jadi ane mau berbagi yang terjadi di sini πŸ‘Œ

Bisa diliat kan kalau angka pembunuhan tahun lalu adalah yang tertinggi. Sedihnyah pembunuhan terbanyak dilakukan oleh suami mereka sendiri πŸ”« Tanya kenapa?

Penyebab eksternalnya bisa beragam. Penyebab internalnya – di luar gangguan jiwa tentunya – bisa jadi karena watak orang sini yang ‘unik’. Mereka keras, iya. Selain itu sama pasangannya bisa cinta mati, posesif, dan cemburuan. Idaman ya? Hehehe.. Bisa jadi masalah tuh kalau gampang khilaf πŸ˜— Senggol dikit, pukul. Senggol banyak, bacok dah πŸ˜’ Makanya gak aneh kalau ada perempuan yang minta putus dari pacarnya atau istri yang minta cerai sama suaminya ujung-ujungnya berakhir di liang lahat. Bisa jadi karena saking cintanya, para pelaku berpikiran lebih baik dipisahkan oleh maut daripada dipisahkan oleh kata ‘putus’ atau ‘cerai’ 😞

Bukan berarti harus punya sertifikat lulus jadi pemain debus juga kalau mau jadi istri orang sini πŸ’ͺ Alhamdulillah gak semuanya begitu 😊 Inshallah yang beriman dan berbudi pekerti luhur jumlahnya masih lebih banyak.

Lelaki sini dengan sikap romantisnya plus penampakannya yang aduhai memang bisa jadi idaman bagi para perempuan single di luar sana. Boleh-boleh aja πŸ‘ Tapi yang normal-normal aja kalau berhubungan dengan laki sini. Jangan ngikutin permintaan yang aneh-aneh dan bertentangan dengan hati cuma karena diiming-imingi janji pernikahan. Karna nanti akhirnya juga cuma-cuma: janji untuk dinikahi tak akan tertebus. Walaupun gagal nikah masih lebih baik daripada setelah nikah terdzalimi kayak para perempuan di atas πŸ‘†

Hati boleh jablai tapi pikiran jangan. Berhati-hati itu penting: ulik sedalam-dalamnya tetang si dia. Berdoa lebih penting lagi: supaya dipertemukan dengan lelaki baik-baik. Karena pada dasarnya perempuan mana yang gak suka diperlakukan bak princess oleh seorang pangeran tampan?

images (4)

kalau sisi lain si pangeran kayak gini, masih mau jadi his precious? 😊