Image
0

Mertua yang Tertukar

Aduh dek itu mertua siapa yang ketuker ๐Ÿ˜‚

Pernah denger kalau ‘perempuan setelah menikah di keluarga mertua jadi orang asing, di keluarga sendiri jadi tamu’. Untungnya, ane denger itu setelah menikah. Coba kalau sebelum menikah? Bisa kebat-kebit diri ini ๐Ÿ˜…

Jadi ceritanya mau nakut-nakutin para singles nih? ๐Ÿ˜

Enggak.

Suer, deh โœŒ

Cuma mau bilang.. Mendoakan calon mertua sama pentingnya dengan berdoa untuk calon jodoh, terutama bagi perempuan. 

Ini realita yang selalu ane temui: jodoh melulu yang didoakan. Enggak di Facebook, Instagram, timeline LINE, dan bahkan sekarang merambat ke Whatsapp. Pelakunya 99,9% adalah veremvuan. Mungkin dikira selamanya hanya akan hidup berdampingan dengan mas jodoh (?). Makanya yang penting dianya baek, yang lainnya lewat aja (?). 

Padahal mah enggak begitu, dek ๐Ÿ˜ 

Iya sih selamanya inshallah akan berdampingan dengan mamas sampai maut memisahkan. Tapi dalam pernikahan, sampeyan enggak cuma berinteraksi sama dia. Pernah denger ‘pernikahan menyatukan 2 keluarga’ kan? Nah, itu.. ada keluarganya juga: mertua. Dan, jujur, bagi perempuan situasinya lebih ‘kompleks’.

Begini, setelah menikah ada perpindahan hak atas perempuan. Ketika perempuan menikah maka lepas sudah hak orang tua terhadap mereka yang kemudian hak tersebut jatuh ke tangan suami. Maka perempuan dengan statusnya sebagai istri dituntut untuk menuruti suami. Lalu bagaimana dengan suami? Anak laki-laki tetap hak ibunya ๐Ÿ™‚

Dari Aisyah r.a, ia berkata: Saya berkata kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah, siapakah manusia yang paling besar haknya kepada seorang perempuan/istri?”. Beliau menjawab, “Suaminya.” Aku berkata, “Dan siapakah manusia yang paling berhak terhadap seorang laki-laki/suami?”. Beliau menjawab, “Ibunya.” 

(Hadits Riwayat Imam An-Nasa’i, Al-Hakim, dan Imam Al-Bazzar)

Itulah jeung kenapa ane bilang situasi perempuan lebih kompleks. Hampir semua aspek kehidupannya berubah setelah menikah. Mulai dari lepas dari orangtua sendiri, jadi pendatang di keluarga suami, mungkin akan lebih banyak ketemu sama keluarga suami dan lebih banyak ‘berbakti’ ke keluarga suami dibandingkan dengan keluarga sendiri, dll. Mudah? Enggak. Ditambah lagi, perempuan itu sensitif perasaannya โ˜บ 

Sekarang paham kan kenapa mendoakan mertua sama pentingnya dengan mendoakan jodoh? Supaya dipertemukan dengan mertua yang baik hati, gemar menolong, rajin pengajian, dan.. gak banyak aksi ๐Ÿ˜„ 

Di tangan mertua yang baik, menantu perempuan akan diperlakukan sebagai amanah dari Allah dan orangtuanya, harus dijaga benar-benar. Bahkan mereka sebagai pihak yang ‘berhak’ terhadap suami akan menuntun suami supaya menghormati dan mengasihi istrinya, memenuhi tanggungjawabnya sebagai imam dengan baik. 

Sebaliknya di tangan mertua yang banyak aksi mereka gak akan mengindahkan hal-hal kayak gitu. Apalagi kalau ternyata sang suami – anak laki si mertua maksudnya – adalah tipe anak mami yang 100% nurut kata ibunya walaupun itu salah. Jelas dia akan susah untuk melindungi istrinya ketika keluarganya berlaku semena-mena. Sedih kan? Makanya bercerai disebabkan oleh ‘ketidakcocokan’ dengan mertua udah jadi lagu lama. Lah wong dalam pernikahan pilihannya cuma dua: kalau sanggup ya bertahan, gak sanggup ya silahkan ke pengadilan. 

Jangan remehkan masalah mertua ini, jeung. Sertakan dalam doa. Tetap memperbaiki diri supaya jadi mantu idaman. Semoga kelak para jeung-jeung singles masuk ke dalam keluarga yang menerima dan memperlakukan kalian dengan baik. Aamiin ๐Ÿ˜Š 

Dan buat laki-laki yang kelak akan jadi calon suami, bersikaplah sebagai ‘penengah’. Tetap hormati keluarga tapi jangan sampai melalaikan kewajiban melindungi istri. Ingat, kalian mengambil janji di hadapan Allah untuk menanggung dunia akhirat istri kalian ketika mengucap ijab qabul. Dan setiap janji akan ditanyakan pertanggung jawabannya.

โ™ฅ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s