Image
0

Serangan Es Batu di Istanbul

Hujan salju di negara 4 musim adalah hal biasa. Hujan butiran es juga. Tapi gimana dengan hujan es batu?

Sekilas liat di widget HP, 27 Juli Istanbul akan diguyur hujan. Bahagia? Iya! Fyi, musim panas di sini bikin otak meranggas. Keringetnya pun kayak ada lengket-lengketnya gitu kek habis dijilat kadal asgard.

Sekitar jam 6PM, si awan kelabu mulai berarak. Hore. Eh, tapi tunggu dulu.. Makin lama semakin pekat. Bahkan kami – ane, bumer, dan ipar – sempet liat tepian langit tiba-tiba menyala kemerahan. Katanya, di sudut Bosphorus ada kontainer yang meledak. Mungkin dipukul petir ⚡

Langit bertambah hitam dalam pemandangan yang gak normal. Kalau lampu rumah dinyalain, di luar sama sekali gak keliatan apa-apa. Jadi kami gelap-gelapan sambil was-was menunggu monster apa yang tersembunyi di baliknya. Sedangkan burung camar sudah berkoar-koar, kocar-kacir kesana-kemari.

langit yang awalnya terang benderang jadi begini, sumber: sepupu

Singkat waktu, suara klotak-klotak dalam irama yang cepat dan keras terdengar. Dari langit – tinggi di atas sana – es batu berjatuhan menghantam atap, dinding, kaca, pohon, tanah, dan burung-burung. Rasanya kayak serangan burung ababil tapi yang dijatuhin es batu, bukan batu. Dan jelas peran kami adalah sebagai tentara gajahnya. Duh.. 😭 (bahkan pak bos bilang waktu melintas di jalanan ada es batu seukuran jeruk 😨) Angin kencang pun ikut menyertai. Warnanya putih pekat, memblokade pandangan kami. Bikin efeknya makin dramatis.

es batu yang udah agak mencair, sumber: sepupu

Dalam ketakutan luar biasa, kami bertakbir. Berusaha mati dalam iman jikalau hari itu adalah waktunya. Sedangkan Ayşe dalam gendongan ane tetep ceria dan ngoceh gak jelas. Keliatannya dia malah takjub liat peristiwa yang gak satu pun dari kami pernah liat sebelumnya 😑

Pikiran pun gak bisa lepas dari pak bos yang masih ada di luar sana. Diam-diam merutuk ke beban pekerjaannya yang terkadang membuat pak bos harus pulang telat.

Entah berapa lami kami terperangkap dalam ketakutan sambil terus-menerus berdoa supaya Allah hentikan sesuatu yang dalam kuasa-Nya ini.

Alhamdulillah Allah masih melindungi kami semua. Termasuk harta benda kami, gak ada satu pun yang rusak. Sayangnya, banyak burung camar yang mati berdarah-darah karena peristiwa ini 😔 Suara mereka yang suka berkoar-koar sampai pagi hari pun gak kedengeran. Mungkin mereka sedang berkabung. Tapi jangankan burung, manusia aja bisa mati kalau ketiban es batu segede gaban yang jatuh dari langit dalam kecepatan tinggi.

Kalau ada yang penasaran kayak apa peristiwanya, bisa lihat video dari beberapa stasiun TV ini:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s