Image
0

Istanbul Lebih Kejam dari Ibukota

 

136a522dfc680b30c35322468f4247c4

Kali ini mau cerita yang susah-susah. Supaya gak ada lagi yang ngira kalau ane ini Scarlett Johansson. Jengah tauk #dilemparcobek #jangandihujat

Ngomong tentang Istanbul, apa yang terlintas?

Bosphorus?

Haghia Sophia?

Blue Mosque?

Topkapı Palace?

Taksim Square?

Atau abang-abang tukang cilok yang ketampanannya melintasi 7 samudra?

Eh, tunggu dulu.. Emang ada gitu tukang cilok di Turki? 😂

Hmm Istanbul ya.. Kenapa ane bilang lebih kejam dari ibukota? Karena Istanbul menempati urutan pertama sebagai kota dengan biaya hidup termahal di Turki. Sedangkan Ankara di nomor 2 (iyeh, ibukota Turki adalah Ankara bukan Istanbul).

Hidup di sini jadi makin berasa waow ketika harus berhadapan dengan masalah umat di Turki. Apa itu? Ngontrak rumah! Terutama buat yang sudah berkeluarga. Gak lucu kan kalau mau sharing rumah, patungan duit kontrakan? 😴

Kalau bakal lama-lama tinggal dimari – lebih dari 5 tahun atau seumur hidup – menurut ane mending nyicil beli rumah daripada ngontrak. Begini..

Taruhlah ngontrak tahun pertama 700TL/bulan:

700 x 12 = 8.400TL

Nah kalau harga sewa tiap tahun naik 100TL/bulannya..

Tahun kedua:

800 x 12 = 9.600TL

Tahun ketiga:

900 x 12 = 10.800TL

Tahun keempat:

1000 x 12 = 12.000TL

Tahun kelima:

1100 x 12 = 13.200TL

Dalam 5 tahun habis duit 54.000TL buat ngontrak. Makin lama makin banyak dana yang terserap buat rumah yang bukan milik kita. Kalau pindah yaudah.. melayang dalam kekosongan 😓 Beda cerita kalau beli. Bisa dijual lagi atau disewakan. Dan ini Istanbul gitu lo.. Everyone needs home.

“Istanbul everyone needs home..” Duh, kalau ane jadi kontraktor mau pakai ini sebagai tag line 😁

Haha.. Maap ini kok jadi ngelantur 😅

Pastinya harga (sewa) rumah tergantung sama tipe, lantai ke berapa (setau ane lantai tengah harganya paling mahal), lokasi, lingkungan. Di merkez alias pusat kota jelas harganya bikin alis bergoyang. Lingkungan gak bagus – banyak preman, gembong narkoba, teroris – harganya sesuai dengan tingkat keamanannya.

Ada tuh apartemen sebelah gedung apartemen kami yang disewain seharga 650TL. Harga ‘jatuh’ untuk ukuran apartemen di lantai tengah di daerah tempat tinggal kami yang rata-rata disewain dengah harga 1000TL ke atas. Jadi kenapa murah? Tetangga atasnya adalah penderita schizophrenia. Tau kan, penderitanya bisa tiba-tiba menyerang orang lain 😔

Oke, itu tentang rumah. Lainnya ada belanja bulanan. Udah pada ngeh kan ya kalau harga di kota besar lebih mahal daripada di kota kecil. Kalau di keluarga kecil kami, sebulan rata-rata melayang 1000TL cuma buat ngenyangin perut. Duit perut lah 😀 Belum termasuk tagihan dan kebutuhan lain.

Khas negara 4 musim, biaya akan membengkak di musim dingin. Heater harus nyala 24 jam. Gak kayak AC yang ada alhamdulillah, gak ada juga disabarin aja. Lah di sini gak ada heater bisa matek boo.. Dingin ⛄ Sejak tinggal di sini jadi sadar kalau harga kehangatan itu mahal. Fulus.. fulus.. fulus.. 💸

Alternatif kalau gak pakai heater – yang berbahan gas alam – adalah pakai soba. Soba itu tungku perapian. Bahan bakarnya umumnya adalah ranting kayu. Ada juga yang pakai batu bara tapi kata pak bos salah salah asapnya bisa bikin keracunan.

kuzine-soba_ 707961

soba, sumber: Emlak Ansiklopedisi

Pakai soba gratis sih. Sayangnya menurut ane lebih ribet. Hasil liat dari rumah mertua karena di Yalvaç belum disalur gas alam: motongin kayu (mertua pilih bayar orang buat ngerjainnya), ngutak-atik perapiannya kalau kepanasan/kurang panas (malah kadang apinya mati bikin senewen 😥), bersihin saluran perapiannya dari abu sisa pembakaran biar gak tersumbat, gotongin soba ke loteng kalau musim dingin udah berakhir biar gak menuh-menuhin rumah.

Kalau pakai heater tinggal putar puter aja pengaturannya 😁 #maunyahidupenak

Tulisan ane ini gambaran kasar aja hidup di sini sebagai bukti bahwa ane bukan Scarlett Johansson #masihbelumkapok 😅 Kalau dialusin mungkin bakal lebih waow dan penuh dengan gambar tagihan 😂 Tau ini bukan khutbah tapi semoga ada yang bisa tercerahkan yaa 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s