Sebelum Jadi Gelin*

*pengantin perempuan

***

ane waktu nikahan ala Turki πŸ˜€

Tulisan ini buat mereka yang memimpikan maupun dalam persiapan untuk menikah dengan pria Turki. Supaya bisa jadi pertimbangan. Biar ndak kaget 😳 Because in a marriage there’s no way back πŸ˜‰
Langsung aja yak..

β™₯ Siap jadi ibu rumah tangga

Sebagian besar orang Turki masih konservatif. Mereka lebih menghendaki (calon) istrinya untuk berprofesi sebagai ibu rumah tangga atau ev kadΔ±nΔ±. Kabar baiknya, berita kalau pembantu di luar negeri gajinya mahal bukan hoax πŸ˜‰

Di daerah kecil semacam YalvaΓ§ aja, bumer gaji pembatu 50TL per setengah hari. Lebih mahal dari harga daging sapi 1kg di sini yang sekitar 40TL πŸ™‚ Terus apa kabar kota besar kayak Istanbul?

Kalau kaya melilit sih gak masalah ya. Nah kalau enggak ya mau gak mau urusan rumah dari bersih-bersih, masak, ngurus anak ya dijabanin sendiri sama si istri. Apalagi kalau suami tipe yang gak mau bantu urusan rumah tangga. Udah gitu masih dikomentarin kalau rumah gak rapi dsb πŸ˜…

β™₯ Memutus kontak dengan teman laki-laki

Ini juga masih ada sangkut pautnya sama kultur konservatif mereka. Perempuan yang syudah menikah ya bergembalalah dengan sesama perempuan. Mereka gak bisa santai liat ada kontak laki-laki lain di HP maupun sosial media istrinya. Apalagi liat istrinya arisan sama temen laki-laki. Tenggelamkannn!!

β™₯ Selalu minta ijinΒ ke suamiΒ sebelum keluar rumah

Kemanapun!

Sebenarnya ini umum. Mau suaminya lokal, SLJJ, ataupun SLI πŸ‘ Cumaaa karena laki Turki ini protektif dan cemburuan, mereka agaknya kurang bisa santai sama yang satu ini.

β™₯ No make up dan pakai pakaian tertutup

Tergantung lakinya. Gak semua laki Turki menuntut istrinya begini.

Yang berjilbab bisa jadi akan diminta untuk pakai pardesu. Apa itu pardesu? Semacam coat panjang yang umumnya sampai mata kaki. Ada juga sih yang panjangnya sampai 3/4 di atas mata kaki. Yaa namanya coat pasti kudu pakai baju rangkepan. Kalau pas musim panas gini ane lebih milih pakai tunik daripada pardesu biar lebih adem ✌

pardesu

β™₯ Tinggal di kontrakan

Hampir semua warga Turki tinggal di apartemen. Bukan karena mereka kaya raya tapi karena PBB di sini mahal syekali pemirsahhh 😱 Kecuali warga desa sama orang super kaya, mereka gak punya rumah di atas tanah sendiri kayak di Indonesia.

Tinggal di apartemen pun, sebagian besarnya adalah apartemen kontrakan. Harga properti di sini gak main-main. Terlebih di kota megapolitan macem Istanbul.

Habis nikah diajak tinggal di kontrakan itu hal yang sangat sangat biasa sekali di Turki. Yang udah nikah puluhan tahun masih tinggal di kontrakan juga ada kok πŸ™‚

Dikirimin foto desain interior rumah yang keliatan waow juga ndak usah terbuai. Orang Turki hobinya emang menghias rumah πŸ˜ƒ Bukan berarti mereka beneran hidup dalam istana.

β™₯ Naik transportasi umum

Apakah ada yang ndak biasa naik transportasi umum? Hehe.. Di sini harus biasa ya πŸ˜‰

Tenang aja.. Transportasi umum di sini relatif lebih nyaman, aman, dan on time dibandingkan dengan transportasi umum di Indonesia kok.

β™₯ Home made food

Ini mah realistis aja. Kenyataan orang yang udah berumah tangga ya harus membiasakan diri dengan home made food soalnya banyak kebutuhan lain yang harus didanai. Selain itu, kultur orang Turki yang memang lebih demen masakan rumahan. Kayak keluarga mertua ane yang mungkin setahun cuma 5 kali makan di luar πŸ˜—

Eh, emak-emak di sini juga bisa bikin yogurt, selai, dan keju home made loh πŸ˜ƒ

β™₯ Gak pegang duit belanja

Di Indonesia, gaji suami dipegang istri. Di sini, gaji suami yang pegang ya suami. Bahkan duit belanjaan juga. Istri mah kebagian duit jajan aja πŸ˜› Dari belanja bulanan sampai bayar tagihan rumah tangga yang ngurus adalah suami.

Gak semua begitu sih. Tapi kebanyakan iya.

Kalau ane mah lebih suka yang model ala Turka ini. Soalnya gak perlu pusing ngatur keuangan keluarga atau menghadapi tagihan yang bercecer kesana-kemari atau emosi liat harga kebutuhan pokok naik tapi duit belanja segitu aja 😁 Semua diurus sama suami. Istri duduk di rumah aja sambil makan chiki πŸ˜‚

β™₯ Turki bukan Eropa

Hayooo apa ada yang berpikir kalau menikah dengan WNT berarti menikah dengan penduduk Eropa dan otomatis akan tinggal di Eropa? Hihi..

Turki bukan Eropa (dan juga bukan negara Arab). Mereka juga bukan anggota EU dan tetep butuh visa untuk masuk ke Eropa πŸ˜‰

β™₯ Mata uang Turki bukan dollar

Mata uang Turki adalah Lira (TL). Waktu ane nulis ini 1TL = Rp 3.700. Mari bandingkan dengan duit negara yang deket sama Indonesia. Singapura misalnya, yang 1SGD = Rp 9.700. Atau duit Brunei Darussalam, 1 BND sekitar Rp 9.700. Wah.. ternyata nilai tukar duit negara sebelah lebih tinggi ya walaupun mukanya enggak bule πŸ˜„

β™₯ Homesick

Namanya juga merantau dan bukan nuris. Apalagi merantaunya sampai maut memisahkan πŸ˜€ Bisa pulang setaun sekali udah alhamdulillah.

Sambil nunggu tanggal pulang ke tanah air, homesick pasti melanda. Belum lagi kalau ada kabar duka dari keluarga 😞 Mau nangis sampai guling-guling pun kalau dana belum tersedia ya mau gimana. Untuk orang Turki, harga tiket pesawat PP Turki – Indonesia juga gak murah πŸ˜”

Ini jadi tantangan terberat ketika menikah dengan WNA. Jadi kalau merasa gak sanggup dengan hal ini, jangan dipaksakan untuk menikah sama WNA 😊 Kecuali ybs mau diajak tinggal di Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s