Gendutin Adek, Bang!

Wah, jangan dikira karena ane fakir lemak maka gak akan menuai hujatan komentar. Di Indonesia aja dikomentarin, apalagi di sini. Pasalnya orang sini kaya lemak. Yaaa ada yang kurus juga kayak ane sih. Tapi sepengelihatan ane, emak-emaknya mayoritas badannya berisi. Nah, pan karena ane di sini statusnya sebagai emak rantau – dan bukan artis – mau gak mau kumpulan ane ya isinya mereka. Terasa benar bedanyaaa 😂

Joged dulu ah.. 🐒

Ane makan porsi normal atau banyak, tetep dibilang kurang makan sama mereka. “Çok ye. Sen zayıfsın yaa..” (makan yang banyak, kamu kurus). Lalu terjadilah penggandaan makanan di piring ane dengan sendirinya. Padahal ane mau mentahnya aja yang digandain biar bisa beli mini kuper 🚗 Bibir ane udah dower euy memamah biak terus 😔

Kan ada hadistnya tuh kalau gak boleh makan berlebihan:

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas.” (HR At-Tirmidzi (2380), Ibnu Majah (3349), Ahmad (4/132), dan lain-lain. Dan hadits ini di-shahih-kan olehAl-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah (2265))

Tapi tetep aja ya namanya orang Turki. Loyal banget kalau urusan makanan 😅 Kalau bisa semuanya mau dikasih makan. Apalagi liat ane yang makan plus ngemil macem-macem tapi masih fakir lemak aja. Penasaran kali mereka. Makanya diuji coba terus ✌

images (5)
mungkin belum pernah dengar teori ini? 😁

Waktu hamil, berat ane berhasil naik 13kg. Selama hidup 23 tahun itu pertama kalinya berat ane tembus diatas 50kg. Kami semua pun berbahagia. Hidup ane waktu itu tenang jauh dari komentar ‘kurus’ 😗 Tapi begitu melahirkan dan ditambah menyusui yaaa balik lagi ke semula. Apa ane harus hamil lagi biar gendut? #eh 😂

Dibilang kurus sama nyebelinnya kayak dibilang gemuk lo. Apalagi kalau dilakukan secara intens 😪 Dikira, ane gak mau jadi bohay juga apa? Makanya ane mulai coba (lagi) proses penggendutan. Salah satunya dengan minum susu sapi murni. Konon katanya, sepupu berhasil menaikkan berat badannya dengan rutin minum itu susu sapi.

meme gagal gemuk
bisa jadi 😪

Ane juga baru akhir-akhir ini minum – baru habis 6 liter 😂 – soalnya di daerah tempat tinggal kami gak ada yang jual susu sapi murni kayak di Indonesia yang pakai gerobak atau mobil dan dimana-mana ada. Malah ane pikir di Turki ini gak ada yang jual sama sekali, sampai akhirnya liat postingan foto WNI lain yang lagi beli susu sapi murni. Rasanya kayak terasing dari peradaban 🍃 Apalagi kok ya kebetulan pas nonton TV muncul berita kalau kementerian kesehatan akan melarang penjualan susu sapi murni karena bisa jadi gak steril (kalau gak salah isi beritanya begitu).

“Lah terus situ minum susu sapi murni langsung dari sapinya gitu?”

😑

Ternyata di market deket rumah jual susu itu. Gak cuma murni tapi juga bersertifikat 😂

PhotoGrid_1498114083097
bersertifikat: udah lulus S3 🐮

Yaudah ya.. Malah jadi cerita syusyuuu..

Akhir kata, perempuan itu – mau kaya lemak atau fakir lemak – gak suka kalau fisiknya dikomentarin.

– dariku yang pengen gendut ♥

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s