Image
0

Cinta Mengalahkan Kendala Bahasa

WARNING!

Buat kalian yang berpikir kalau ane alay karna bikin judul macam itu πŸ‘† ane akan buat kalian menyesal #eh πŸ˜‚

***

Dari awal kenal sama pak bos, kami minim komunikasi pakai bahasa Inggris. Lebih banyak pakai bahasa Turki. Pertanyaannya: apakah ane bisa bahasa Turki? Yaaa 0,5 lah. Tapi dari skala 0 – 10 πŸ˜‚ Ane ketawa tapi ini serius. Ipar ane aja sampai bingung gimana akhirnya 2 alien ini bisa berujung di pelaminan πŸ‘½ Takdir, qaqaaa.. ✌

Nah, karena takdir ane begini maka ane mau gak mau harus belajar bahasa Turki. Waktu masih gadis, ane belajar dari website soalnya di Semarang gak ada tempat kursus bahasa Turki. Kalaupun ada, besar kemungkinan ane bakal absen. Males πŸ˜™ Jadi belajar di rumah aja yang bisa disesuaikan dengan mood ane. Otodidak ceritanya.

Ini beberapa website yang bisa dijadikan referensi belajar bahasa Turki:
Turkish Basics (menggunakan bahasa Inggris)
Turkish Language Class (menggunakan bahasa Inggris)
Belajar Türkçe (menggunakan bahasa Indonesia)

Setelah nikah, belajarnya juga masih lanjut secara otodidak. Soalnya pak bos gak mau ane pergi ke tempat les. Tanya kenapa? Ya kenapa lagi kalau bukan karena cemburu πŸ˜‚ Dia takut kalau nanti ane ketemu sama yang lebih muda dan lebih ganteng 😝

Lagipula di sini banyak gurunya. Orang-orangnya pemegang sabuk hitam dalam silat lidah menggunakan bahasa Turki 😁

Bahasa Turki susah gak?

Selama hampir 2 tahun mangkal di sini, kata pak bos ane sulit banget dikasih tau tentang ‘ek fiil’, bebal gitu ceritanyaaa πŸ˜› ‘Ek fiil’ itu kata ganti kepemilikan. Jelasnya silakahkan buka link di atas πŸ‘†

Oya, buat yang belum tau aja.. Turki gak menggunakan bahasa Arab ya. Waktu masih jaman Kesultanan Ottoman memang alfabetnya pakai alfabet Arab tapi bahasanya tetep bahasa mereka sendiri.

images (4)

alfabet Turki jaman Kesultanan Ottoman, sumber:Β Mumsema

“Eh, penting gitu bisa bahasa Turki?”

Kalau sampeyan single dan berminat untuk nikah sama orang Turki, bisa bahasa Turki bisa jadi kail awal yang bagus buat menarik perhatian mereka πŸ˜„ Kebanyakan orang sini gak bisa bahasa Inggris (atau mungkin bisa tapi gak mau komunikasi pakai bahasa Inggris). Mungkin karena mereka bangsa yang menjunjung tinggi ke-Turkian-nya jadi, “Kalau mau ngomong sama eykeh ya pakai bahasa Turki!”. Mereka akan merasa tersanjung ketika nemu orang asing yang bisa berbicara pakai bahasa mereka πŸ‘ Dan sampeyan akan meninggalkan jejak di hatinya. Hasyah.. πŸ˜‚

Lagian kalau niat dapet jodoh orang sini, perjuangan belajar bahasa Turki pasti dijabanin. Liat judul πŸ‘†πŸ˜‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s