Sembelit Rindu

“KAPAN PULANG?”

Itu 👆 adalah pertanyaan yang bikin sembelit buat anak yang mainnya kejauhan kayak ane. Sama kayak pertanyaan “kapan nikah?” buat jombloers dan “kapan lulus?” buat matua (mahasiswa tua).

Ada rindu yang berkumpul, menggumpal, mengeras, dan syusah disalurkan 😨 Sembelit sembelit rinduuu..

Namanya sembelit itu pasti bikin gak nyaman, senewen, dan pada tingkatan tertentu bikin penderitanya kesakitan. Makanya ane suka gelisah tiap kali ada yang meninggalkan kotoran berupa pertanyaan itu 👆 di akun sosial media ane. Dih, die kate kotoran 😂 Kadang ane jawab, lebih sering ane abaikan 😴

“Sakit, bang.. Sakit hati adek!” 😔

Tapi kalau gak kangen sama ane mana mungkyin tanya kapan pulang kan? :’)

Rindu ini memang konsekuensi dari meninggalkanmu, tanah kelahiran, dan juga kalian, wahai orang-orang tercintah 😢 Dan pilihan untuk jadi istri rantau – yang inshallah kuburnya pun juga di sini – akan selalu bergelut dengan rindu, kepada tukang gorengan.

Ah, meskipun sekarang ane tau kalau ane bukan manusia prasejarah sejak ada Skype dan video call Whatsapp, tapi urusan perasaan yang menuntut untuk dituntaskan sudah ada jauh sejak jaman sebelum prasejarah – dari jaman Nabi Adam yang kesepian sehingga Allah ciptakan Hawa untuknya maupun saat mereka terpisah ketika diturunkan ke bumi dan saling memendam rindu terhadap satu sama lain. Ingat kata dosen ane dulu, “Meluk layar sama meluk orang aslinya rasanya beda.” Ya, sebab rindu itu harus berpulang kepada pemiliknya, vroh #etdah 😂 Intinya, Hayati harus pulang ke kampung halaman sebelum dia lupa ada di halaman berapa kampungnya itu. Pulangnya naik apollo 🚀

Mencium sendiri semerbak terasi bakar dengan bebasnya (di sini kudu ati-ati kalau mau ‘mainan’ sama terasi dkk kalau gak mau dipentung orang se-apartemen 😛)..

Memandang dengan kerinduan mendalam mendoan yang digoreng dalam minyak yang memuai (gak tobat-tobat 😂)..

Nyegat lek-lek tukang bakso yang lewat di depan rumah..

Itu baru sama makanan. Belum sama keluarga dan kawan-kawan. Yang dulu sikut-sikutan, jambak-jambakan, smack down-an, sekarang mukanya rata di layar. Muka rataaa.. 🗿

Hewan peliharaan juga. Dulu ane terpaksa menghibahkan landak mini ane – Macaroon – karena harus diboyong sama pak bos  ke Turki. Gak mungkin harus bawa-bawa si Macaroon juga. Padahal dia itu hewan peliharaan kesayangan yang pertama kali ane beli pakai duit sendiri 💤

PhotoGrid_1497354717747
Macaroon, tinggal kenangan di Instagram 

Kalau udah membelah diri macem ane ini (baca: punya anak), alokasi duit negara pun juga ikut jadi terbelah-belah (ane punya kenalan yang 10 tahun belum pulang karena buntutnya sudah berlipat ganda jadi 4, yang gak mungkin ditinggal soalnya masih pada kecil-kecil). Nilai tukar duit sini yang sedikit lebih tinggi dari rupiah tidak lantas membuat harga tiket apollo 🚀 jadi lebih murah, broh. Katakanlah harga tiket 1500TL, itu tidak sama dengan Rp 1500 yang bisa dapet 2 gorengan. Duit segitu bisa buat bayar kontrakan rumah di jantung Istanbul atau beli rice cooker serba gunanya Bosch 😂 Intinya, tetep aja mahal untuk orang sini.

16711887_10212217552864893_2559189802003803418_n
beneran mahal, broh 😂

Ngikut omongan pak bos, “Indonesia itu ada di ujung dunianya Turki.” Jauuuhhh! Bahkan di peta yang udah diperkecil dengan skala tertentu tetep aja keliatan jauhnya 😐 Lu kate Mranggen – Semarang Kota, deket 😑

Jadi kalau ada yang berniat untuk melengkapi separuh agamanya di sini, kuat tidaknya menghadapi sembelit rindu mutlak jadi pertimbangan. Sebab sepaham apapun tentang konsekuensi hidup dalam perantauan, tetap kita tidak bisa menapik rasa rindu kepada tanah kelahiran beserta mereka yang kita sayangi 🙂

Stay waras!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s