Tembong Si Ikan Kesurupan

​Terakhir pelihara ikan waktu jaman SMP atau SMA. Ikan-ikannya ditaruh di aquarium ukuran sedang yang pada akhirnya bocor karna ada beberapa spesies hiu tawar yang hobinya nabrakin diri ke kaca aquarium 😕 Ujung-ujungnya itu aquarium jadi tempat beranak kucing betina ane dan ikan-ikannya entah kemana 😞 

Baru mulai pelihara ikan lagi setelah ikannya pak bos yang ada di kantor mati secara tidak wajar. Ane curiga kalau penyebabnya adalah Saftirik – nama mendiang ikannya pak bos – depresi berat setelah ane nakut-nakutin doi pakai ID card pak bos dengan fotonya yang masih berkepala botak 😱 Saftirik yang malang itu pun dibuang ke tempat sampah oleh pak bos sementara aquarium kecilnya di bawa pulang ke rumah 🐠 “Kita pelihara ikan aja di rumah”, kata pak bos. Omong-omong, Saftirik itu artinya gak punya otak 😓

Sebenernya ane lebih suka pelihara hewan yang bisa dipeluk. Gorila contohnya. Tapi pak bos menolak karena rumah di Turki ini pakai karpet. Jadi kalau bulu si hewan rontok, susyeh bersihinnya (rambut ane rontok aja bersihinnya naudzubillah) 😭 Bisa bikin alergi dan gak baik juga buat sistem pernafasan kalau banyak bulu nempel kesana kemari di rumah. Ditambah lagi, kalau pelihara ikan bisa mengurangi stres. Itu kata pak bos yang entah baca penelitian dari mana. 

Jadilah kita beli ikan – entah jenisnya apa – yang ane kasih nama Tembong soalnya dia punya titik item yang lumayan mencolok di deket ekornya. Si Tembong ini punya dua kumis panjang . Kata si penjual dan pak bos sih Tembong warnanya biru muda. Tapi di ane kok dia berbadan silver. Belum lagi, semakin diliat semakin mirip sama ikan asin yang biasanya ada di nasi berkat, jadi pelengkap makan gudangan 😮

Tembong di hari awalnya terlihat manis bagaikan ikan hias lainnya. Berenang kesana kemari dan kadang mencoba bunuh diri dengan mencelat dari aquariumnya ketika kaget. Makin hari dia berubah jadi ikan yang selalu minta makan. Dan sekarang dia punya kecenderungan untuk menatap lekat orang-orang  yang lagi makan. Pandangannya ngikutin kemanapun si orang itu bergerak. Yang bikin tambah ngeri adalah karena mata si Tembong kagak pernah kedip jadi efeknya dramatis. Macem film-film pembunuh berantai. 

tatapan si Tembong mengikuti ane

Entah kenapa ane merasa kalau si Tembong kesurupan 😥

Advertisements

2 thoughts on “Tembong Si Ikan Kesurupan

  1. mbak …..
    ini bahasa koko aneh yack ….
    tapi mbak brasil mbuat saya terpingkal2.. pas saat ngebandingin itu ikan malah kayak ikan asin ha ..ha..ha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s